Tuesday, 18 December 2012

ENERGI NEGRIKU

Selamat Pagi Sobat Bumi,

Akhir-akhir ini, isu mengenai cadangan bahan bakar fosil yang kian menipis semakin marak diperbincangkan. Saat ini, jumlah konsumsi bahan bakar minyak di dunia lebih besar daripada jumlah produksi dan cadangan yang ada. Seperti yang dapat kita lihat pada grafik konsumsi bahan bakar minyak Indonesia di bawah ini.

Grafik konsumsi, produksi, dan cadangan Minyak di Indonesia (BP Statistics (2008) BPMIGAS (2008))
Pemerintah maupun perusahaan-perusahaan lain yang bergerak di bidang energi pun sudah mulai melirik sumber daya energi lain seperti nuklir, air, panas bumi, dst. Indonesia yang sebagian besar wilayahnya berada dalam Ring of Fire (zona gunung berapi) maka akan banyak mempunyai cadangan energi panasbumi. Indonesia merupakan  merupakan salah satu penghasil energi panasbumi terbesar di dunia. Sayangnya, tidak seperti minyak bumi yang mudah dipindahkan, energi panas bumi ini cukup sulit didistribusikan, sehingga hanya dapat dipakai di sekitar wilayah penghasilnya. Beruntunglah Indonesia sebagai negara yang dapat menghasilkan energi panasbumi ini.

Selain itu, Indonesia punya keuntungan lain sebagai negara tropis. Tanpa kita sadari, ada energi super besar yang terbuang sia-sia setiap harinya. Energi tersebut adalah energi matahari atau surya. Saat ini, banyak panel surya yang sudah diciptakan dengan berbagai modifikasi. Bahkan, di Distrik Vauban, kota Freiburg, Jerman, setiap rumah maupun kantor menggunakan tenaga matahari sebagai sumber listrik mereka.Di Indonesia, daerah Tulungagung, Jawa Timur dan Halmahera Timur pun sudah mulai mengembangkan sistem energi surya ini (seruu.com).

Distrik Vauban, Kota Freiburg, Jerman
Energi surya, selain bermanfaat dan mudah didapat, energi ini merupakan salah satu energi yang bebas polusi. Memang panel surya cukup mahal dan membutuhkan perawatan yang lebih mahal, tetapi dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Akan tetapi, konversi energi butuh waktu. Kita  akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan penggunaan sumber energi baru. Oleh karena itu, seiring usaha pemerintah dalam mencari sumber daya energi lain, pemerintah menghimbau warganya agar menghemat energi. Bagaimanakah peran kita dalam membantu menghemat energi?

Sebenarnya, banyak hal-hal kecil yang mungkin tidak kita sadari dapat membantu menghemat sumber daya energi minyak yang kian lama makin menipis. Misalnya, dengan menggunakan angkutan umum dalam kehidupan sehari-hari, kita sudah berpartisipasi dalam penghematan sumber daya energi setidaknya 2 liter per orang setiap harinya. Coba bayangkan jika seratus orang maka sudah 200 liter lebih hemat, bagaimana jika 1000? 10000?

Selain itu, menghemat penggunaan listrik juga dapat menghemat sumber daya energi karena untuk menggerakkan turbin, pembangkit listrik kita masih menggunakan bahan bakar minyak. Kita dapat berpartisipasi menghemat energi dengan mematikan lampu di siang hari, mematikan alat-alat listrik yang tidak terpakai, maupun menghidupkan lampu secukupnya di malam hari.

LET'S SAVE THE EARTH,, :)


No comments:

Post a Comment

Amazing Lombok and Rinjani 6 - 12 Agustus 2017

Rinjani? Gunung impianku sejak mendengar namanya pertama kali saat Annas mengajakku saat masih kuliah di Geofisika UGM dulu. Gunung yan...